Thursday, March 28, 2013

TOEFL, IELTS, dan TOEIC

1.    TOEFL

     Test of English as a Foreign Language disingkat TOEFL adalah ujian kemampuan berbahasa Inggris (logat Amerika) yang diperlukan untuk mendaftar masuk ke kolese (college) atau universitas di Amerika Serikat atau negara-negara lain di dunia. Ujian ini sangat diperlukan bagi pendaftar atau pembicara yang bahasa ibunya bukan bahasa Inggris. Ujian TOEFL ini diselenggarakan oleh kantor ETS (Educational Testing Service) di Amerika Serikat untuk semua peserta tes di seluruh dunia.
      Jenis tes bahasa Inggris TOEFL ini pada umumnya diperlukan untuk persyaratan masuk kuliah pada hampir semua universitas di Amerika Serikat dan Kanada baik untuk program undergraduate (S-1) maupun graduate (S-2 atau S-3). Hasil tes TOEFL ini juga dipakai sebagai bahan pertimbangan mengenai kemampuan bahasa Inggris dari calon mahasiswa yang mendaftar ke universitas di negara lain, termasuk universitas di Eropa dan Australia. Secara umum, tes TOEFL lebih berorientasi kepada American English, dan sedikit berbeda dengan jenis tes IELTS yang berorientasi kepada British English. Tidak seperti tes IELTS, tes TOEFL ini pada umumnya tidak mempunyai bagian individual interview test.
     Biasanya tes ini memakan waktu sekitar tiga jam dan diselenggarakan dalam 4 bagian, yaitu bagian:
-    listening comprehension,
-    grammar structure and written expression,
-    reading comprehension, dan bagian
-    writing.
       Nilai hasil ujian TOEFL berkisar antara: 310 (nilai minimum) sampai 677 (nilai maximum) untuk versi PBT (paper-based test).
     Sejak tahun 1998, tes TOEFL ini diadakan secara online dengan menggunakan komputer (Computer-based Testing/CBT), dan sejak tahun 2005 disebut iBT (Internet-based Test). Di tempat-tempat yang belum bisa melaksanakan CBT atau iBT (karena belum ada fasilitas komputer dan jaringan internetnya), ujian TOEFL ini masih tetap diadakan secara manual menggunakan kertas dan potlot (paper-based test atau PBT). Informasi lebih lengkap tentang tes CBT dan paper-based TOEFL berkaitan dengan pendaftaran, lokasi penyelenggaraan, biaya, dan bahan-bahan persiapan tes dapat dilihat di situs resmi TOEFL, http://www.toefl.org (hasil ujian TOEFL versi CBT mempunyai nilai berkisar antara 0 sampai 300, sementara nilai untuk iBT adalah dari 0 sampai 120).
     Akhir-akhir ini penyelenggara tes TOEFL juga mengadakan jenis tes TWE (Test of Written English) yang hasil nilainya terpisah dari nilai tes TOEFL. Tes ini memakan waktu selama 30 menit, dan peserta akan diminta untuk menuliskan karangan singkat yang menggambarkan mengenai kemampuan peserta untuk mengekspresikan dan menuangkan suatu gagasan atau ide, serta mendukung gagasan itu dengan contoh-contoh yang terdapat dalam kehidupan sehari-hari dengan menggunakan bahasa Inggris yang standar.
      Jenis tes TOEFL yang lain adalah TSEP (Test of Spoken English Program) yang mirip dengan bagian individual interview pada tes IELTS. Tes ini biasanya dipakai kalau kita ingin mendaftar sebagai asisten dosen atau asisten laboratorium (sebagai salah satu cara untuk meringankan biaya kuliah) di universias di AS (atau negara lain). Bentuk tesnya diadakan secara lisan dan berlangsung selama kurang lebih 20 menit. Waktu penyelenggaraan dan batas akhir pendaftarannya sama dengan tes TOEFL yang lain, dan biayanya kira-kira sebesar US$100.

2.    IELTS
     International English Language Testing System disingkat IELTS adalah uji coba kemampuan berbahasa Inggris yang diselenggarakan bersama oleh Universitas Cambridge, British Council dan IDP Education Australia. IELTS sendiri digolongkan dalam dua macam modul ujian yaitu Modul Umum dan Modul Akademis.
       Sejak tahun 1989, IELTS dipercaya untuk melakukan tes untuk mengukur kemampuan berbahasa Inggris. Lebih dari sejuta tiap tahun orang menggunakan IELTS untuk memasuki dunia yang berbahasa Inggris. Tes ini diselenggarakan di 120 negara.

3.    TOEIC
      TOEIC itu sama seperti TOEFL dan IELTS, hanya saja kalau TOEIC lebih spesifik fungsinya. TOEIC (Test of English for International Communication) adalah tes keahlian berbahasa inggris untuk orang-orang yang bahasa ibunya bukan bahasa inggris. TOEIC itu sendiri terdiri dari 2 ujian yaitu listening dan reading. Range nilainya mulai dari 10 sampai 990. Tes TOEIC dapat mengukur kemampuan berbahasa inggris untuk individu yang dalam kesehariannya bekerja di lingkungan international. Nilai- nilainya menunjukkan seberapa baik seseorang dapat berkomunikasi dalam bahasa inggris dengan individu lainnya dalam komunikas umum, termasuk di lingkup pendidikan, bisnis, perdagangan, dan industry. Tes ini tidak memerlukan pengetahuan khusus atau istilah yang tidak umum yang digunakan orang dalam aktivitasnya sehari-hari.
     Tes TOEIC adalah tes pilihan ganda yang berlangsung selama dua jam yang terdiri dari 200 pertanyaan yang dibagi menjadi dua sesi :
-    Listening section: sesi ini menguji seberapa baik kita dapat memahami pembicaraan dalam bahasa inggris. Sesi ini terdiri dari dari 4 bagian dan berisi 100 pertanyaan yang diputar pada sebuah kaset atau CD. Kita akan diminta untuk menjawab pertanyaan berdasarkan pada bermacam-macam pertanyaan, dialog singkat, dan percakapan singkat yang direkam dalam bahasa inggris. Total waktunya adlah 45 menit.
-    Reading section: dalam sesi ini akan terdapat 3 bagian yang menguji seberapa baik anda dapat memahami bacaan dalam bahasa inggris. Kita akan membaca berbagai macam materi dan melakukan pengaturan waktu secara pribadi dalam menjawab 100 pertanyaan berdasarkan isi dari materi yang disediakan untuk kita. Total waktunya adalah 75 menit.

Sumber :
http://singgih-mardiyono.blogspot.com/2012/10/apa-itu-toefl-ielts-dan-toeic.html
http://id.wikipedia.org/wiki/IELTS
http://id.wikipedia.org/wiki/TOEFL

No comments:

Post a Comment