Tuesday, July 9, 2013

Masih banyak pembenahan ,

Government spend Rp 500 Billion Toll Exempt Land Project, 2013 - This year, the government allocated Rp 500 billion for land acquisition for toll road projects. This is to overcome the problems that have swollen toll investor investment.

The budget called Land Capping. It means a land acquisition fund that is listed in the Concession Agreement (concession agreement) does not match what is on the ground due to swelling investment, the difference between the fund will be covered by government funds land capping.

"By capping the land, the increase of the value of the land was absorbed by the land capping. Term That government was buying land," said Head of Toll Road Regulatory Agency, Ministry of Public Works to detikFinance Ahmad Ghani Ghazali last weekend.

Ghani pointed out, in the concession agreement contracts listed fund of Rp 100 billion for land acquisition. However it turns out, because of the difficulty of land acquisition, which causes a stalled toll road projects.

When the project will be re-developed, land prices soared, and the total funds needed for land acquisition to Rp 200 billion. Then increase the investment would be closed by land capping funds from the state budget, with notes, kelaikannya should not be more than 4%.

"So say the price was Rp 100 billion, has suddenly become Rp 200 billion, with USD 200 billion so add that we check the feasibility. Kelaikannya If it is dropped, because the investment up right, it does not drop more than 4% should," Ghani said.

Ghani said, for this year, funding government land capping budgeted Rp 500 billion. Designation is for toll roads that have swollen the value of investments in land acquisition.

"This year's Rp 500 billion in 2013 and then again for less again requested to the Ministry of Finance. Later Highways tip of the spear," he said.

Meanwhile, Head of Land Acquisition Directorate General of Highways, Ministry of Public Works, Herry Marzuki said similar things. He said, as long as the government is able to pay the land capping the fund, then the land will be paid.

Sources: detikfinance

woow , Beras pun mengalami pasang surut ..

Redam Harga, Bulog Gelontorkan 32.000 Beras Operasi Pasar- Perum Bulog mengklaim telah menggelontorkan 32.000 ton beras dalam rangka operasi pasar (OP). Operasi Pasar bertujuan mengendalikan lonjakan harga beras di dalam negeri pasca kenaikan harga BBM subsidi.

Direktur Utama Perum Bulog Sutarto Alimoeso mengatakan, saat ini harga beras memang mengalami kenaikan. OP dilakukan untuk jenis beras premium maupun beras medium.

"Ada sedikit kenaikan. Untuk itu, Bulog melakukan operasi pasar. Kita sudah melakukan OP, sekitar 32.000 ton di banyak tempat. Terutama ada dua yang kita lakukan, satu OP beras premium. Kedua OP dengan menggunakan beras (medium) pemerintah," katanya 

Sutarto menjelaskan untuk beras premium, OP dilakukan oleh Bulog dan juga bekerjasama dengan Pemda. Ia mencontohkan di Jawa Timur, pemda memberikan subsidi sehingga hasilnya inflasi di Jatim rendah harga beras bisa terkendali.

"Kita akan terus. Karena selama harga masih ada kecenderungan naik, kita nggak akan ambil risiko. Kita akan lakukan OP, berapapun diperlukan siap," katanya.

Ia menegaskan saat ini stok beras di Gudang Bulog sangat aman hingga 3 juta ton. Serapan pengadaan beras dari dalam negeri pun relatif baik dengan rata-rata 10.000 ton per hari.

"Alhamdulillah stok kita hari ini masih sangat besar, hampir 3 juta ton stok beras," katanya.


Kenapa bisa terjadi ..

There JCI Opportunity Could Rebound - Composite Stock Price Index (CSPI) today plunged 169 points following a selloff in stocks because investors do negative sentiment from the U.S.. Most foreign investors off stock, net selling value of nearly one trillion dollars.

Close the trade early in the week, Monday (07/08/2013), JCI plunged 169.182 points (3.68%) to a level of 4433.625. While LQ45 Index fell 33.052 points (4.32%) to a level of 731.229. Stocks on Wall Street moved higher to welcome the season issuer's financial performance report. Reinforcement is also encouraged by the improving U.S. economic data at the end of last week. At the close of trading Monday, the Dow Jones rose 88.85 points (0.59%) to 15224.69. Indesk Standard & Poor's 500 rose 8.57 points (0.53%) to 1640.46. The Nasdaq Composite Index increased 5.45 points (0.16%) to 3484.83. Today the index is expected to rebound driven by sentiment positi of global and regional markets. Foreign selling dwindle replaced by domestic investors bought. Movements in Asian bourses this morning:
• The Nikkei 225 index rose 133.24 points (0.94%) to 14242.58.
• thinning KOSPI index 1.42 points (0.08%) to 1815.43.

Recommendations for stock trading today: Panin Securities
Index yesterday tumbled driven down by fears of the threat of high inflation and rising interest rates in the BI Rate. Aside from domestic, external factors that drive regional index lower is fear stimulu reduction, following some economic data such as employment data showed a positive growth. Aside from the U.S., global investors are also worried that China's growth will be restrained by tightening credit. Today we estimate JCI still be weakened, although selling pressure will abate. 4370-4470 range of support-resistance. eTrading Securities
Yesterday, the index closed down -169.18 points (-3.68%) to 4,433.63 by the number of transactions as much as 7.4 million lots, equivalent to Rp4.5 trillion.

JCI movement sectors al agricultural sector (-3.29%), basic-industries sector (-3.82%), construction and property sector (-5.93%), consumer goods sector (-4.64%), finance sector (-3.99%) , infrastructure sector (-0.87%), mining sector (-2.84%), misc-industries sector (-3.29%), and the trade sector (-4.38%). As many as 30 stocks gained, 200 shares declined, 56 stocks unchanged and 142 shares not traded at all. Stocks that occupy the top gainers a.l. PGAS (+1.80%), BII (+2.94%), SMCB (+1.89%), BNLI (+1.27%), and MIDI (+7.69%). Meanwhile, stocks that occupy the top losers al BMRI (-7.36%), BBRI (-5.81%), ASII (-3.70%), UNVR (-4.44%), and BBCA (-4.21%). Registered foreign net sell in the regular market of Rp885 billion, with most shares sold al BMRI, BBRI, SMGR, BBCA, and INTP. Rupiah depreciated 9.956 per U.S. dollar.
Technically JCI produces a signal attenuation dead cross on the MACD indicator, it indicates today JCI is the potential to continue the correction. With support and resistance 4.370 4.580. As for the stocks that can be considered are: BMRI, LPKR, SMCB.
Sources: detik.com

In addition to groceries, Gold had come up ...

Welcomes Fasting Month, Antam Gold Price Selling Back Up Rp 5.000/Gram - The price of gold in Precious Metals, PT Antam Tbk still below Rp 500.000/gram. Antam's gold price this time remain as in the beginning of last week.

At the close last weekend, Friday (07/05/2013), price of gold closed down at the level of Rp 1,000 to Rp 494,000. Then the price of gold on the open fell again to Rp 492.000/gram at the beginning of last week, Monday (07/08/2013). Now, on Tuesday (09/07/2013) Antam's gold price remained at Rp 494.000/gram.
Selling price to the consumer of gold bullion or precious metals prices rose from Rp 5.000/gram buyback of 389.000/gram to Rp Rp 394.000/gram.

Here's the price of gold bullion is sold by Precious Metals Antam today:
• Denomination 1 gram Rp 492,000
• Fractions 5 grams Rp 2.315 million
• Denomination 10 grams Rp 4.58 million
• Denomination 25 grams Rp 11.375 million

"To purchase Gold Bars come Directly to PT Antam Tbk Jakarta every day we limit it to a maximum of 150 queue numbers alone," said Antam in his statement.

sumber : detik.com

Buat apa pintar kalau merugikan orang lain ...

Modus Baru, Bobol ATM Tanpa Mengurangi Saldo

Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya membongkar modus baru pembobolan ATM. Pelaku bisa mengeluarkan uang tanpa mengurangi saldo rekeningnya. Caranya dengan mencabut stop kontak mesin ATM.
Modus itu dilakukan oleh Rudi Hermawan, 34 tahun, warga Lampung Selatan. Pria yang tinggal di Tanggulangin, Sidoarjo ini tidak sendiri. Ia melakukannya bersama adiknya Irfan Yuza, 23 tahun dan sepupunya Vivit Candra, 34 tahun. "Ini modus baru yang hanya dilakukan kelompoknya Rudi saja," kata Kepala Unit Reserse Mobil Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya Ajun Komisaris Polisi Agung Pribadi pada Tempo, Senin, 8 Juli 2013.
Saat beraksi, pelaku terlebih dahulu menarik uang tunai dari rekening yang dimilikinya. Biasanya, dia melakukan penarikan tunai hingga batas maksimal. Setelah kartu ATM diambil, disusul dengan keluarnya uang, pelaku pun mematikan aliran listrik mesin.
Ketika aliran listrik kembali dinyalakan, Rudi menahan uangnya. Harusnya dalam kondisi demikian, uang akan otomatis kembali masuk ke dalam mesin. Tetapi, karena sudah ditahan, mesin langsung menutup tanpa disertai dengan uang. Saldo pun tak berubah.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Surabaya Ajun Komisaris Besar Polisi Farman mengatakan dari cara itu, Rudi cs berhasil membobol uang Rp 286 juta. Paling banyak adalah Bank BCA. Adapula bank-bank lain seperti Bank Permata, CIMB Niaga, Danamon, BRI dan lainnya.
Menurut Farman, komplotan Rudi sudah beraksi sejak satu tahun. Selama itu, mereka berpindah-pindah ATM. Tidak hanya di Surabaya tapi juga Sidoarjo, Jakarta, Yogyakarta dan Semarang. "Mereka memilih ATM yang memang minim pengamanan dan sepi," ujarnya.
Pengakuan Rudi, ia mendapatkan informasi tentang sistem mesin ATM dari laman pencari google. Namun, Farman mengaku tidak serta-merta mempercayainya. Ia curiga ada keterlibatan vendor ATM yang memberitahu kelemahan mesin ATM. "Mereka tingkat pendidikannya rendah, bisa jadi ada vendor ATM yang memberitahu," katanya.
Kasus ini terungkap dari kecurigaan Bank BCA. Pihaknya mendapati ketidaksesuaian antara jumlah uang dengan transaksi. Salah satu mesin ATM yang sering bobol adalah di Indomaret, Brebek, Sidoarjo. BCA pun melapor ke Kepolisian Daerah Jawa Timur dan Polrestabes Surabaya.
Menurut Agung, polisi kemudian memancing pelaku dengan cara mempermudah akses ATM. Mereka juga memasang kamera CCTV dan nyanggong di lokasi. Benar saja, Rudi pun terperangkap. Dari Rudi, polisi lantas menangkap dua tersangka lainnya.



Lailatul Qadar

Lailatul Qadar atau Lailat Al-Qadar (bahasa Arab: لَيْلَةِ الْقَدْرِ ) (malam ketetapan) adalah satu malam penting yang terjadi pada bulan Ramadan, yang dalam Al Qur'an digambarkan sebagai malam yang lebih baik dari seribu bulan. Dan juga diperingati sebagai malam diturunkannya Al Qur'an. Deskripsi tentang keistimewaan malam ini dapat dijumpai pada Surat Al-Qadar, surat ke-97 dalam Al Qur'an.
Menurut Quraish Shihab, kata Qadar (قﺩﺭ) sesuai dengan penggunaannya dalam ayat-ayat Al Qur'an dapat memiliki tiga arti yakni [1]:
1.    Penetapan dan pengaturan sehingga Lailat Al-Qadar dipahami sebagai malam penetapan Allah bagi perjalanan hidup manusia. Penggunaan Qadar sebagai ketetapan dapat dijumpai pada surat Ad-Dukhan ayat 3-5 : Sesungguhnya Kami menurunkannya (Al-Quran) pada suatu malam, dan sesungguhnya Kamilah yang memberi peringatan. Pada malam itu dijelaskan semua urusan yang penuh hikmah, yaitu urusan yang besar di sisi Kami
2.    Kemuliaan. Malam tersebut adalah malam mulia tiada bandingnya. Ia mulia karena terpilih sebagai malam turunnya Al-Quran. Penggunaan Qadar yang merujuk pada kemuliaan dapat dijumpai pada surat Al-An'am (6): 91 yang berbicara tentang kaum musyrik: Mereka itu tidak memuliakan Allah dengan kemuliaan yang semestinya, tatkala mereka berkata bahwa Allah tidak menurunkan sesuatu pun kepada masyarakat
3.    Sempit. Malam tersebut adalah malam yang sempit, karena banyaknya malaikat yang turun ke bumi, seperti yang ditegaskan dalam surat Al-Qadr. Penggunaan Qadar untuk melambangkan kesempitan dapat dijumpai pada surat Ar-Ra'd ayat 26: Allah melapangkan rezeki yang dikehendaki dan mempersempit (bagi yang dikehendaki-Nya)

Dalam Al Qur'an, tepatnya Surat Al Qadar malam ini dikatakan memiliki nilai lebih baik dari seribu, bulan .97:1 Pada malam ini juga dikisahkan Al Qur'an diturunkan, seperti dikisahkan pada surat Ad Dukhan ayat 3-6. 44:3. Terdapat pendapat yang mengatakan bahwa terjadinya malam Lailatul Qadar itu pada 10 malam terakhir bulan Ramadan, hal ini berdasarkan hadits dari Aisyah yang mengatakan : " Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam beri'tikaf di sepuluh hari terakhir bulan Ramadan dan beliau bersabda, yang artinya: "Carilah malam Lailatul Qadar di (malam ganjil) pada 10 hari terakhir bulan Romadhon" " (HR: Bukhari 4/225 dan Muslim 1169)

Sesungguh malam yg diberkahi ini barangsiapa yg diharamkan utk mendapatkan maka sungguh telah diharamkan seluruh kebaikan (baginya). Dan tidaklah diharamkan kebaikan itu melainkan (bagi) orang yg diharamkan (untuk mendapatkannya). Oleh krn itu dianjurkan bagi muslimin (agar) bersemangat dalam berbuat ketaatan kepada Allah utk menghidupkan malam Lailatul Qadar dgn penuh keimanan dan pengharapan pahala-Nya yg besar jika (telah) berbuat demikian (maka) akan diampuni Allah dosa-dosa yg telah lalu. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa berdiri (shalat) pada malam Lailatul Qadar dgn penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah maka diampuni dosa-dosa yg telah lalu." (HR. Bukhari (4/217) dan Muslim (759)). Disunnahkan utk memperbanyak do'a pada malam tersebut. Telah diriwayatkan dari Sayyidah 'Aisyah Radhiyallahu 'anha bahwa dia berta "Ya Rasulullah apa pendapatmu jika aku tahu kapan malam Lailatul Qadar (terjadi) apa yg harus aku ucapkan?" Beliau menjawab". "Ucapkanlah Ya Allah Engkau Maha Pengampun dan Mencintai orang yg meminta ampunan maka ampunilah aku. "  (HR. Tirmidzi (3760) Ibnu Majah (3850) dari 'Aisyah sanad shahih)
Saudaraku -semoga Allah memberkahimu dan memberi taufiq kepadamu utk mentaati-Nya- engkau telah mengetahui bagaimana keadaan Lailatul Qadar (dan keutamaannya) maka bangunlah (untuk menegakkan shalat) pada sepuluh malam terakhir menghidupkan dgn ibadah dan menjauhi wanita perintahkan kepada istrimu dan keluargamu utu ktu perbanyaklah perbuatan ketaatan.
Tanda-Tanda Malam Lailatul Qadar
Ketahuilah hamba yg taat -mudah-mudahan Allah menguatkanmu dgn ruh dari-Nya dan membantu dgn pertolongan-Nya- sesungguh Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam menggambarkan pagi malam Lailatul Qadar agar seorang muslim mengetahuinya. Dari 'Ubai Radhiyallahu 'anhu ia berkata Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
"Pagi hari malam Lailatul Qadar matahari terbit tak menyilaukan seperti bejana hingga meninggi."  (Muslim (762))

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu 'anhu ia berkata kami menyebutkan malam Lailatul Qadar di sisi Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam dan beliau bersabda: "Siapa di antara kalian yg ingat ketika terbit bulan seperti syiqi jafnah."   (Muslim (1170 /Perkataan syiqi jafnah syiq arti setengah jafnah arti bejana. Al Qadhi 'Iyadh berkata "Dalam hadits ini ada isyarat bahwa malam Lailatul Qadar hanya terjadi di akhir bulan krn bulan tak akan seperti demikian ketika terbit kecuali di akhir-akhir bulan.") . Dan dari Ibnu Abbas Radhiyallahu 'anhuma ia berkata Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
"(Malam) Lailatul Qadar adl malam yg indah cerah tak panas dan tak juga dingin (dan) keesokan hari cahaya sinar matahari melemah kemerah- merahan."   (Thayalisi (394) Ibnu Khuzaimah (3/231) Bazzar (1/486) sanad hasan)

Sumber :



Hisab dan Rukyat

           Hisab adalah perhitungan secara matematis dan astronomis untuk menentukan posisi bulan dalam menentukan dimulainya awal bulan pada kalender Hijriyah.
'Hisab secara harfiah 'perhitungan. Dalam dunia Islam istilah hisab sering digunakan dalam ilmu falak (astronomi) untuk memperkirakan posisi Matahari dan bulan terhadap bumi. Posisi Matahari menjadi penting karena menjadi patokan umat Islam dalam menentukan masuknya waktu salat. Sementara posisi bulan diperkirakan untuk mengetahui terjadinya hilal sebagai penanda masuknya periode bulan baru dalam kalender Hijriyah. Hal ini penting terutama untuk menentukan awal Ramadhan saat muslim mulai berpuasa, awal Syawal (Idul Fithri), serta awalDzulhijjah saat jamaah haji wukuf di Arafah (9 Dzulhijjah) dan Idul Adha (10 Dzulhijjah).
Dalam Al-Qur'an surat Yunus (10) ayat 5 dikatakan bahwa Allah memang sengaja menjadikan Matahari dan bulan sebagai alat menghitung tahun dan perhitungan lainnya. Juga dalam Surat Ar-Rahman (55) ayat 5 disebutkan bahwa Matahari dan bulan beredar menurut perhitungan.
Karena ibadah-ibadah dalam Islam terkait langsung dengan posisi benda-benda langit (khususnya Matahari dan bulan) maka sejak awal peradaban Islam menaruh perhatian besar terhadap astronomi. Astronom muslim ternama yang telah mengembangkan metode hisab modern adalah Al Biruni (973-1048 M), Ibnu Tariq, Al Khawarizmi, Al Batani, dan Habash.
Dewasa ini, metode hisab telah menggunakan komputer dengan tingkat presisi dan akurasi yang tinggi. Berbagai perangkat lunak (software) yang praktis juga telah ada. Hisab seringkali digunakan sebelum rukyat dilakukan. Salah satu hasil hisab adalah penentuan kapan ijtimak terjadi, yaitu saat Matahari, bulan, dan bumi berada dalam posisi sebidang atau disebut pula konjungsi geosentris. Konjungsi geosentris terjadi pada saat matahari dan bulan berada di posisi bujur langit yang sama jika diamati dari bumi. Ijtimak terjadi 29,531 hari sekali, atau disebut pula satu periode sinodik.
Rukyat adalah aktivitas mengamati visibilitas hilal, yakni penampakan bulan sabit yang nampak pertama kali setelah terjadinya ijtimak (konjungsi). Rukyat dapat dilakukan dengan mata telanjang atau dengan alat bantu optik seperti teleskop. Rukyat dilakukan setelah Matahari terbenam. Hilal hanya tampak setelah Matahari terbenam (maghrib), karena intensitas cahaya hilal sangat redup dibanding dengan cahaya Matahari, serta ukurannya sangat tipis. Apabila hilal terlihat, maka pada petang (maghrib) waktu setempat telah memasuki bulan (kalender) baru Hijriyah. Apabila hilal tidak terlihat maka awal bulan ditetapkan mulai maghrib hari berikutnya.
Perlu diketahui bahwa dalam kalender Hijriyah, sebuah hari diawali sejak terbenamnya matahari waktu setempat, bukan saat tengah malam. Sementara penentuan awal bulan (kalender)tergantung pada penampakan (visibilitas) bulan. Karena itu, satu bulan kalender Hijriyah dapat berumur 29 atau 30 hari.
Rukyat adalah aktivitas mengamati visibilitas hilal, yakni penampakan bulan sabit yang pertama kali tampak setelah terjadinya ijtimak. Rukyat dapat dilakukan dengan mata telanjang, atau dengan alat bantu optik seperti teleskop.
Aktivitas rukyat dilakukan pada saat menjelang terbenamnya Matahari pertama kali setelah ijtimak (pada waktu ini, posisi Bulan berada di ufuk barat, dan Bulan terbenam sesaat setelah terbenamnya Matahari). Apabila hilal terlihat, maka pada petang (Maghrib) waktu setempat telah memasuki tanggal 1.
Namun demikian, tidak selamanya hilal dapat terlihat. Jika selang waktu antara ijtimak dengan terbenamnya Matahari terlalu pendek, maka secara ilmiah/teori hilal mustahil terlihat, karena iluminasi cahaya Bulan masih terlalu suram dibandingkan dengan "cahaya langit" sekitarnya. Kriteria Danjon (1932, 1936) menyebutkan bahwa hilal dapat terlihat tanpa alat bantu jika minimal jarak sudut (arc of light) antara Bulan-Matahari sebesar 7 derajat.
Dewasa ini rukyat juga dilakukan dengan menggunakan peralatan canggih seperti teleskop yang dilengkapi CCD Imaging. namun tentunya perlu dilihat lagi bagaimana penerapan kedua ilmu tersebut